Cara Menulis Lagu Ukulele Menggunakan Kunci Ukulele

Hapus iklan ini

Untuk membuat lagu terdengar bagus, Anda ingin akord yang Anda gunakan cocok dan terdengar bagus bersama-sama. Anda dapat mencoba sejumlah besar akord dan melihat apakah mereka cocok, tetapi sebenarnya ada cara yang lebih cepat untuk menemukan akord yang cocok, yaitu menggunakan kunci ukulele.

Hati-hati, panduan untuk "Cara Menulis Lagu" ini tidak sakral. Anda selalu dapat berimprovisasi, "menciptakan" akord ukulele baru, dan banyak lagi. Yang utama adalah mengetahui apa yang membuat sebuah lagu terdengar bagus.

Hal pertama yang pertama: apa itu kartu kunci Ukulele?

Apa kunci ukulele yang Anda bicarakan ini?! Nah, kunci pada dasarnya adalah sekelompok akord yang terdengar "bagus" bersama-sama. Di sinilah Kartu Kunci — di mana Anda dapat menemukan PDF yang dapat diunduh di bagian bawah halaman ini — berguna.

Kartu kunci UkuGuides untuk membantu menulis lagu

Untuk menemukan akord yang cocok untuk membuat lagu Anda, Anda cukup memilih kunci dari kartu dan menggunakan salah satu akord pada baris itu (horizontal). Maka Anda perlu membuat pola strumming dan, yang tak kalah pentingnya, tambahkan liriknya.

Anda juga dapat memulai dengan lirik dan menemukan kunci yang cocok untuk mereka, tentu saja. Catatan: gunakan akord versi 6, 7, atau 9 untuk mengubah nuansa lagu Anda.

Secara teoritis: bagaimana Anda menulis lagu menggunakan kartu kunci ukulele?

Jika Anda melihat dari dekat pada kartu kunci, Anda akan melihat bahwa progresi akord I-IV-V disorot pada kartu. Ini adalah progresi akord yang paling umum di semua musik yang ada. Perkembangan I-IV-V ini disebut "figured bass" (atau thoroughbass) oleh komposer klasik.

"Progresi I-IV-V", yang banyak digunakan dalam blues, rock, dll., Pada dasarnya menyatakan bahwa akord pertama yang harus Anda mainkan adalah akord I, diikuti oleh akord IV dan akhirnya akord V. Kombinasi akord ini pasti akan terdengar bagus bersama. Contohnya adalah "Minuman keras Toko Blues" oleh Bruno Mars, yang ditulis dalam tombol E karena memiliki akord C#m-G#m-A-B.

Di bagian atas Anda akan menemukan "derajat skala". Skala Barat memiliki tujuh derajat berbeda yang ditentukan oleh angka Romawi I hingga VII. Beberapa contoh kunci ukulele:

  • Kunci Skala C ->: C D E F G A B C
  • A# -> Skala: A# C D D# F G A A #
  • Skala ->: A B C# D F F# G# A

Contoh perkembangan I-IV-V:

  • Kunci C -> C-F-G
  • A# -> A#-D#-F
  • A -> A-D-E

Jika Anda melihat kunci utama, Anda dapat melihatnya dibagi menjadi tiga "kelompok". Triad untuk I-IV-V semuanya adalah akord utama. Triad untuk II-III-VI semuanya adalah akord minor, dan triad untuk VII adalah akord yang berkurang. Jadi, jika Anda mengetahui timbangannya dengan baik, Anda selalu dapat menemukan IV dan V. Cukup mainkan akord utama dengan nada itu sebagai akarnya.

Kunci G -> Skala utama: G A B C D E F# G -> I-IV-V = G-C-D

Ekstra dengan penjelasan kunci ukulele ini

Semoga panduan ini membantu Anda memahami sedikit lebih baik bagaimana akord dipilih untuk membuat lagu. Jangan ragu untuk mengunduh PDF panduan kunci ukulele atau PDF kartu kunci terpisah di bawah ini.

UNDUH PANDUAN KUNCI

UNDUH KARTU KUNCI

Tips tambahan berikut dibagikan oleh pembaca UkuGuides, terima kasih!

1. Hitung akord dalam empat

Melihat Kartu Kunci Anda juga dapat menghitung akord dalam empat. I sampai IV adalah yang keempat; IV sampai VII adalah yang keempat; VII hingga III adalah yang keempat, dll. Seluruh urutan dalam keempat adalah I – IV – vii – iii – vi – ii – V – I. (Huruf kecil menunjukkan akord minor). Semua progresi akord umum dan populer berisi bagian dari urutan keempat ini. Misalnya, I - IV - V berisi dua perempat, satu di awal, I - IV, dan satu di akhir ketika Anda memulai dari awal lagi, V - I.

2. Akord ke-7 yang dominan

Yang dominan ke-7 adalah akord terpenting dalam sebuah kunci. Setiap kunci hanya berisi satu dominan ke-7, dan selalu mengarah ke akord I. Ini mendefinisikan kunci dan mendorong perkembangan ke depan.

Karena yang ke-7 dominan mengarah ke akord I, itu dapat 'dipinjam' dari kunci ukulele lain sebagai cara untuk mengarah ke beberapa akord lain. Misalnya, B7 bukan milik kunci G, tetapi dapat digunakan untuk mengarah ke Em karena B7 adalah V Chord (yang dominan ke-7) dari kunci E:

  • G – B7 – Em (di kunci G menggunakan B7 untuk mengarah ke Em)

Contoh lain:

  • G – G7 – C (di kunci G menggunakan G7 untuk mengarah ke C)
  • G – Am – A7 – D7 (di kunci G menggunakan A7 untuk mengarah ke D7)

Butuh masukan lebih lanjut tentang kunci ukulele?

Jangan ragu untuk menghubungi saya kapan pun Anda membutuhkan informasi lebih lanjut tentang cara menulis lagu ukulele menggunakan kunci ukulele.

Juga tertarik untuk mengetahui cara memainkan nada harmonik pada ukulele?

PUNYA PERTANYAAN?

Berlangganan
Beri tahu
tamu

0 Comments
Umpan Balik Sebaris
Lihat semua komentar
Hapus iklan ini
Jangan jual data saya